SALOKA 1
ATASMAK BÂLUN
Artinya :
Sudah berkaca mata dari kapas atau matanya ditutup kapas
Isi nasehat :
Jika orang sudah mati sudah tidak bisa melihat maupun brrbuat apa-apa lagi.
Kita pasti akan mengalaminya. Hendaknya banyak beramal baiklah selagi kita masih bisa berbuat sesuatu sebelum mata kita tertutup kapas ( meninggal dunia )
SALOKA 2
ASÈSÈK TAḌÂ’ PAMAKA’NA
Artinya :
Orang bertamu hanya diberi hidangan minuman saja tanpa sepotong makananpun ( pamaka’ )
Isi nasehat :
Salah satu wujud menghormati tamu adalah memberikan jamuan makanan dan minuman walaupun sangat sederhana sesuai kemampuan kita .Jika hanya diberi minuman saja rasanya kurang sempurna.Sebaiknya tuan rumah jauh sebelumnya sudah harus menyediakan secara khusus agar lebih pantas tak merasa janggal dalam melayani tamunya
SALOKA 3
APOYYA EMBU’NA BUNCÈT
Artinya :
Seperti api milik ibunya Buncèt.
Dahulu di Sumenep Madura ada seorang wanita miskin ibunya Buncèt rumah kecilnya yang reot terbakar sampai kobaran apinya melalap banyak rumah di sekitarnya.,sehingga menimbulksn amarah banyak orang
Isi nasehat :
Sering terjadi seseorang yang posisinya lemah menjadi sasaran kemarahan akibat ulah orang lain.Berhati-hatilah dan hindarilah marah kepada orang lain yang belum tentu bersalah sesuai tuduhsn nafsu kita sendiri.
SALOKA 4
ATONGKET TEBBHU
Artinya :
Bagaikan bertongkat sebatang tebu
Isi nasehat :
Seseorang yang merawat atau memelihara seorang anak,setelah dewasa dinikahi sendiri.
Seorang lelaki yang melakukan perjalanan jauh selalu membawa isterinya.Untuk menjaga kehormatan dan mencegah kemaksiatan seorang lelaki butuh didampingi isterinya.
SALOKA 5
AJÂM MÈNTA SASENGNGÈT
Artinya :
Bagaikan ayam minta disembelih dan dibumbui
Isi nasehat :
Perbuatan seseorang yang sengaja mencari hal yang bisa berakibat mencelakakan dirinya. Perbuatan kurang waspada sama saja sengaja untuk mengancam keselamatan dirinya
SALOKA 6
ÈNTEN MASKÈ NYELLEM KA CELLOT TA’ KÈRA SOREM
Artinya :
Intan atau permata meskipun terbenam di dalam lumpur tak mungkin suram.
Isi nasehat :
Orang yang mulia meskipun jatuh miskin masih tampak memiliki aura kemuliaan ( tidak bakal hilang kemuliaannya )
SALOKA 7
ÈJHURUKKAGHI KA JHUGGHLÂNG
Artinya :
Tubuhnya didorong ke dalam jurang
Isi nasehat :
Waspadalah terhadap orang yang menggunakan tipu daya yang bisa menyebabkan kita menjadi celaka
SALOKA 8
NANḌÂ BHÂTHOK
Artinya :
Menadahkan tangan meminta-minta dengan menggunakan batok kelapa.
Isi nasehat :
Seseorang yang malas bekerja dan berusaha dengan cara megemis mengharap belas kasihan orang lain. Pekerjaan ini oleh sebagian besar masyarakat dianggap merendahkan martabat dan harga diri seseorang.
SALOKA 9
NALÈ’È PAGHÂR
Artinya :
Bagaikan mengikat pagar erat-erat agar tak dimasuki orang luar .
Isi nasehat :
Sudah meminang dan melamar seorang wanita dan tinggal menunggu kesepakatan menentukan waktu pernikahannya.
Sorang calon suami harus mengikuti prosesi pranata agama dan adat dan kesepakatan kedua belah pihak agar pernikahan berlangsung sakral ,hikmat dan mulia.
SALOKA 10
NAPOK RAÈ
Artinya :
Bagaikan menampar wajah seseorang.
Isi nasehat :
Mempermalukan seseorang di depan orang banyak. Perilaku tidak terpuji karena termasuk penghinaan yang merendahkan martabat orang lain.
Oleh R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS

No Comments
Leave a comment Cancel