SALOKA 81
MACAN È RONGKANGNGA JHÂ’ LÈ’-OLÈ’
Artinya :
Macan di dalam sarangnya jangan diusik-usik.
Isi nasehat :
Musuh yang sedang diam jangan ditantang atau diganggu karena mengundang celaka.
Sama dengan idiom ,jangan membangunkan macan tidur. Di antara orang-orang yang sedang berseteru dipicu masalah kecil saja akan membangkitkan kembali amarahnya. Pertengkaranpun bisa berlanjut menjadi lebih besar dan berakibat fatal.
SALOKA 82
MACAN KALA KA EMBI’
Artinya :
Macan kalah bertarung dengan kambing.
Isi nasehat :
Seorang pejabat tinggi kalah kepada bawahannya.
Seseorang bawahan yang berpotensi dan berprestasi tidak mustahil bisa lebih unggul dibandingkan atasannya yang yang tidak kreatif dan kurang visioner.Perumpamaan ini bisa juga ditujukan kepada seseorang yang hanya mengandalkan keturunan orang mulia atau terhormat yang potensinya bisa dikalahkan oleh orang biasa.
SALOKA 83
MARA AÈNG AGHILI
Artinya :
Seperti air mengalir
Isi nasehat :
Berjalan dengan melalui proses yang tetap.
Diumpamakan kepada sikap seseorang
yang selalu memberi tanpa henti.
Sikap istikomah dalam beramal adalah proses ibadah yang sangat dianjurkan. Beribadah kepada Allah dan beramal baik membantu dalam bidang sosial kemanusiaan adalah membangun keselarasan hidup manusia yang bersinergi dengan sang pencipta dan makhluk-Nya.
SALOKA 84
MARA AÈNG ÈBÂḌḌHÂI KÈRÈNG
Artinya :
Bagai air berwadah kepis ( bakul ikan )
Isi nasehat :
Sangat boros, capat habis sehingga selalu merasa kekurangan ( Madura: tarapas )
Sikap boros yang suka menghambur-
hamburkan rejeki untuk menuruti keinginan nafsu akan merusak peme nuhan kebutuhan yang sebenarnya. Sikap seperti ini hanya mengejar keingingan hari itu tidak memikirkan hari esok yang mestinya bisa hemat mengelola rejekinya.
SALOKA 85
MARA AÈNG SATENGNGA
Artinya :
Seperti air setengah wadah
Isi nasehat :
Menonjolkan diri dalam hal kepintaran ,orang mengaku pintar padahal sesungguhnya bodoh.
Orang yang mengaku kaya,padahal sesungguhnya tidak demikian.
Dikatakan pula kepada orang yang setengah gila.
Lebih baik menempatkan diri apa adanya agar ṭidak membebani diri sendiri.Menutupi kelemahan sendiri dengan cara congkak justeru akan menjatuhkan harga dirinya.
SALOKA 86
MARA AJÂM POTÈ MOLOS
Artinya :
Bagaikan ayam putih mulus
Isi nasehat :
Dikatakan kepada sikap seorang ibu yang kurang nemberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak-anaknya.
Biasanya seorang ibu akan memberikan perhatian penuh kepada anak-anaknya.
Alangkah ganjil dan aneh jika seorang ibu nyaris tidak memberikan kasih sayang kepada anak kandungnya sendiri.
SALOKA 87
MARA AJÂM KOBHIRIYÂN
Artinya :
Seperti ayam yang sudah dikebiri
Isi nasehat :
Dikatakan kepada seorang lelaki yng penampilannya sangat sederhana lantaran kurang merawat diri.
Dikatan juga kepada orang kaya yang tidak mau menikah.
SALOKA 88
MARA ORÈNG NABBHU EGGHUNG
Artinya :
Seperti orang menabuh gong
Isi nasehat :
Seseorang yang tidak pernah dipuji ketika berbuat baik ,tetapi jika bersalah selalu mendapatkan amarah dan kecaman.
SALOKA 89
MARA ORÈNG NABBHU CANANG
Artinya :
Seperti orang menabuh canang
Isi nasehat :
Dikatakan kepada orang yang suka memuji dirinya sendiri.
Perbuatan memuji diri sendiri biasa disebut ujub.Kata-katanya menunjukkan rasa takjub terhadao kelebihan potensi yang dimilikinya. Selain menimbulkan rasa iri orang lain juga terkesan merendahkan orang lain.
SALOKA 90
MARA OLAR NEMMO KATA’
Artinya :
Bagaikan ular bertemu katak
Isi nasehat :
Orang yang sangat gembira karena mendapatkan keuntungan. Seorang pasti amat bahagia bilamana menperoleh sesuatu yang sangat disukai
Oleh R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS
No Comments
Leave a comment Cancel