SALOKA 91
MARA OBHUR KALARÈ
Artinya :
Bagaikan obor dari daun kelapa yang kering
Isi nasehat :
Dikatakan kepada seseorang yang memiliki pendirian berubah-ubah.
Kejiwaan seseorang yang tidak stabil mengakibatkan pendiriannya kurang memiliki ketetapan hati.
Dampak yang paling nyata dia tidak bisa dipercaya untuk menjalankan amanat.
SALOKA 92
MARA CÈLÈNG TATO
Artinya:
Seperti babi hutan yang terluka
Isi nasehat :
Seseorang yang mengamuk kepada siapa saja yang dijumpainya.
Siapapun yang dikuasai hawa nafsu tanpa terkendali akan melampiaskan amarahnya tanpa peduli siapa yang menjadi sasarannya.
SALOKA 93
MARA TEMBHÂNG PANGÈLÈN
Artinya :
Bagaikan tembang dari Pangèlèn
( Pangèlèn adalah salah satu desa di Kabupaten Sumenep yang memiliki seni tembang yang ditampilkan dengan banyak bicara,sambil menggoyang -goyangkan kakinya yang mengenakan giring-giring )
Isi nasehat:
Sindiran halus yang ditujukan kepada seseorang yang saat bekerja sambil merokok serta banyak bicara.
SALOKA 94
MARA KÈKÈYAN
Artinya :
Bagaikan permainan gasing ( gasing adalah permainan yang terbuat dari kayu atau logam yang diberi pasak di bagian sumbunya dan dapat berputar dengan batuan tali yang ditarik )
Isi nasehat :
Dikatakan kepada orang yang banyak tingkah.
Orang yang berbicara dan bertingkah sangat berlebihan akan membosankan
orang lain.Berbicaralah sewajarnya sebagaimana orang normal , agar orang lain tidak menuduhnya sebagai orang yang memiliki kelainan.
SALOKA 95
MARA KONJERRÂN
Artinya :
Seperti permainan konjerran
( konjerrân adalah salah satu bentuk permainan anak-anak di Madura, terbuat dari biji kemiri yang dilubangi sedikit bagian punggungnya .Bagian yang dibuang diganti dengan minyak , kemudian lubangnya ditutup lagi , perut nya diasah dijadikan alat pelempar permainan cèrek )
Isi nasehat :
Sebuah pujian bagi seseorang yang terampil dan tangkas dalam setiap melaksanakan pekerjaannya.
SALOKA 96
MARA BHÂNDHENG RABET
Artinya : bagaikan bandeng yang besar dan panjang
Isi nasehat :
Orang yang suka membuka aib orang lain sehingga merusak hubungan kekerabatan.
Menggunjingkan ,menghasud,serta memfitnah orang lain adalah perbuatan tak terpuji karena bisa memecahbelah ikatan keluarga dan persahabatan.
SALOKA 97
MARA BULÂN KEMBHÂR
Artinya :
Bagaikan bulan kembar
Isi nasehat :
Kata pujian untuk sepasang suami isteri,karena sang suami yang tampan dan isterinya cantik pula. Demikian juga ditujukan kepada dua wanita yang sama-sama cantik yang selalu tampil bersama.
SALOKA 98
MARA RA-KORA
Artinya :
Seperti kura-kura
Isi nasehat :
Seseorang yang jarang keluar umah
Sifat tertutup seseorang biasanya sangat nembatasi pergaulan dengan orang luar.Jarang menjalin hubungan dengan keluarga,teman dan masyarakat.Tipe seperti itu biasanya jarang bicara,mudah tersinggung ,cara bicaranya kaku ,dan pribadinya tidak mau dicampuri orang lain, biasanya disebut orang introvert atau asosial.
SALOKA 99
MARA TATTA’ANNA ROMAN
Artinya :
Bagaikan potongan ikatan tangkai padi yang kering
Isi nasehat :
Sesuatu yang sangat banyak bilangannya.
Terkadang kita menjumpai suatu masalah yang semula dianggap kecil,ternyata setelah terurai menjadi banyak dan diluar dugaan.
Jangan menyederhanakan masalah yang dianggap remeh ,siapa tahu hal tersebut awal dai masalah yang besar dan rumit.
SALOKA 100
MARA KO’OL
Artinya :
Bagaikan siput sawah
Isi nasehat :
Dikatakan kepada orang yang acapkali pindah rumah
Diucapkan kepada seseorang atau sebuah keluarga yang sering berpindah rumah.Hal itu biasanya disebabkan banyak hal seperti: tidak mudah kerasan di suatu tempat,sering berpindah tugas sebagai pegawai atau karyawan,sebagai buruh musiman yang tidak menetap, atau sebagai perantau yang sering pindah mengadu nasib ke berbagai tempat.
Oleh R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS
No Comments
Leave a comment Cancel