SALOKA 11
NAGHÂRÂ TA’ KAPOTONGAN PÈKOLAN
Artinya :
Bagaikan negara yang tak memiliki pikulan yang patah
Isi nasèhat :
Keadaan negara yang kuat, pemerintannya menegakkan keadilan , tokoh agama menegakkan ilmunya ,si kaya dermawan, serta si miskin berdoa dan disantuni serta diperhatikan kesejahterannya. Suatu gambaran tentang negara yang adil ,makmur, dan sentosa.
SALOKA 12
NOMPA’ JHÂRÂN APAJUNGAN
Artinya :
Bagai menunggang kuda dan masih berpayung
Isi nasehat :
Seseorang yang beruntung dua kali sehingga hidupnya sangat berbahagia.
Kenikmatan hidup yang beruntun.Perlu
waspada agar tak terlena dengan kesenangannya.
SALOKA 13
CANGKARO’ BÂTO
Artinya :
Bagaikan nasi kering yang mengeras atau membatu.
Isi nasehat :
Sikap seseorang yang terlalu kikir untuk menyisihkan sebagian dari hartanya walaupun sedikit saja.Gambaran seseorang yang keras kepala yang tak mau bersedekah karena khawatir menjadi miskin.
SALOKA 14
CEK-KOCEK TA’ BUNGKO’
Artinya :
Bagaikan ulek-ulek yang bentuknya belum seperti orang bungkuk
Isi nasehat :
Suatu perumpamaan kepada benda atau tubuh seseorang yang sangat tua
SALOKA 15
COPA GHÂGGHÂR KA TANA TA’ KENNÈNG ÈJHILÂT POLÈ
Artinya :
Ludah yang jatuh ke tanah tidak bisa dijilat kembali.
Isi nasehat :
Perkataan yang telanjur diucapkan harus tetap dijaga ,jangan sampai diubah-ubah lagi.
SALOKA 16
CANGGHÂ KALÈKÈ
Artinya :
Bagai penopang /penyangga terbuat dari batang jarak
Isi nasehat :
Seorang janda yang suka kawin cerai berganti-ganti pasangan atau menjadi janda berkali-kali
SALOKA 17
CABBHI NANGTANG LALAP
Artinya:
Bagai lombok menantang lalapan
Isi nasehat :
Sikap seseorang yang menantang minta tugas atau pekerjaan .Menyatakan sanggup walaupun diberi beban tugas yang lebih berat
SALOKA 18
RANḌHÂNA ORÈNG GHERRING
Artinya :
Janda dari bekas suami yang sakit parah
Isi nasehat :
Segala sesuatu yang belum bisa ditentukan seperti berharap pertolongan dari orang lain yang tidak pasti
SALOKA 19
REBBHÂNG TA’ ÈSERROP
Artinya :
Menyala atau berkobar tanpa ditiup
Isi nasehat :
Seseorang yang terlalu percaya diri dan merasa dibutuhkan orang lain karena merasa memiliki pengetahuan dan kepintaran,padahal sesungguhnya kurang dibutuhkan.
SALOKA 20
KOCÈNG ALONG-KALONG TASBI
Artinya :
Bagaikan seekor kucing berkalung tasbih
Isi nasehat :
Seseorang yang berlagak suci ,namun sebenarnya adalah orang yang tak bsa dipercaya.Pura-pura bersikap alim walaupun sesungguhnya dirinya adalah seorang maling.
Oleh R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS

No Comments
Leave a comment Cancel