1. Madura

MUTIARA NASEHAT DALAM SALOKA MADURA (Saloka 31-40)

SALOKA 31

TA’ ÈKENNÈNG SALA SAOSAP

Artinya :
Tidak boleh tersentuh sedikitpun kesalahan dalam memperlakukan dirinya

Isi nasehat :
Gambaran karakter seseorang yang menuntut orang lain tidak boleh berbuat salah sedikitpun terhadap dirinya.Orang lain salah sedikit saja dia tersinggung menyebabkan dia marah atau bersedih.
Orang yang mudah tersinggung antara lain disebabkan ego yang tinggi menuntut orang lain harus mengikuti kehendaknya.


SALOKA 32

TA’ NEMMO BATBÂDHÂN

Artinya :
Kehilangan arah saat berjalan karena suasana yang gelap

Isi nasehat :
Gambaran seseorang yang tidak nengerti apa-apa karena mengalami kebodohan.Orang tak memiliki ilmu pengetahuan ibarat berjalan dalam kegelapan, tidak memiliki arah yang jelas dalam kehidupannya.


SALOKA 33

TÈ’-LETTÈ’ NGÈRÈT RONJHÂNGAN

Artinya :
Ibarat serangga kecil yang bergerak melenting akan menyeret lesung panjang/ palungan

Isi nasehat :
Berawal dari masalah kecil yang akhirnya menjadi urusan besar. Juga menggambarkan pertengkaran ketika masa kanak-kanak lalu berlanjut berseteru lagi setelah sama-sama dewasa. Dibutuhkan sikap dewasa dalam menyikapi masalah kecil agar tidak berkembang liar merembet ke mana-mana.


SALOKA 34

TARATA ÈYANJHUWÂGHI KA ROMBUNA

Artinya :
Ayam hutan dititipkan ke rimbunan dedaunan ( sampah )

Isi nasehat :
Seorang suruhan yang diperintah melakukan tugas tidak kembali lagi ke
majikannya.
Seseorang yang mendapatkan kesempatan bersenang-senang sering terlena melalaikan tanggungjawab yang diembannya


SALOKA 35

TARATA ÈYOCOL KA ALAS

Artinya :
Seseorang akan merasa betah dan senang manakala dikembalikan ke tempat kelahirannya. Pada dasarnya makhluk hidup akan tumbuh berkembang dengan sempurna apabila dikembalikan kepada habitat semula.


SALOKA 36

TÈRA’ TA’ ADHÂMAR

Artinya :
Bercahaya meskipun tanpa lampu

Isi nasehat :
Dikatakan kepada seseorang yang berotak cerdas atau pintar.
Orang cerdas dan berilmu akan menciptakan zona positif membawa mamfaat bagi banyak orang di sekitarnya.


SALOKA 37

TÈKOS KATON BUNTO’NA

Artinya :
Seperti tikus yang kelihatan ekornya

Isi nasehat :
Orang yang yang mulai mengaku kesalahannya sedikit-sedikit. Menghadapi orang bersalah supaya bisa mengakui kesalahannya dibutuhkan sikap persuasip dan kesabaran bukan memarahi habis-habisan sehingga masalah bisa berkepanjangan tanpa solusi.


SALOKA 38

TAḌÂ’ ALAS TA’ BÂḌÂ MACANNA

Artinya:
Biasanya pada setiap belantara ada raja hutan ( seperti macan/ singa )

Isi nasehat :
Biasanya pada setiap wilayah mulai dari dusun,desa dan seterusnya pasti ada tokoh sebagai sesepuhnya.Siapapun yang ingin memasuki suatu tempat untuk suatu keperluan hendaknya minta ijin pada sesepuh wilayah itu agar
keinginannya tidak mengalami hambatan


SALOKA 39

TAḌÂ’ PANḌHI TA’ ANḌI’ CALO’

Artinya :
Tidak mungkin perajin pandai besi tak memiliki parang


SALOKA 40

TAMBI ASONGKO’ DIMBRÂ

Artinya :
Si kulit hitam memakai songkok dari kaleng.

Isi nasehat :
Dikatakan kepada seorang yang pintar tetapi sangat pelit.
Sifat pelit sebagai bawaan bukan hanya dimiliki orang awam ,bisa juga orang yang berilmu tidak kalah pelitnya dengan si awam

Oleh  R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS

Comments to: MUTIARA NASEHAT DALAM SALOKA MADURA (Saloka 31-40)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.