SALOKA 31
TA’ ÈKENNÈNG SALA SAOSAP
Artinya :
Tidak boleh tersentuh sedikitpun kesalahan dalam memperlakukan dirinya
Isi nasehat :
Gambaran karakter seseorang yang menuntut orang lain tidak boleh berbuat salah sedikitpun terhadap dirinya.Orang lain salah sedikit saja dia tersinggung menyebabkan dia marah atau bersedih.
Orang yang mudah tersinggung antara lain disebabkan ego yang tinggi menuntut orang lain harus mengikuti kehendaknya.
SALOKA 32
TA’ NEMMO BATBÂDHÂN
Artinya :
Kehilangan arah saat berjalan karena suasana yang gelap
Isi nasehat :
Gambaran seseorang yang tidak nengerti apa-apa karena mengalami kebodohan.Orang tak memiliki ilmu pengetahuan ibarat berjalan dalam kegelapan, tidak memiliki arah yang jelas dalam kehidupannya.
SALOKA 33
TÈ’-LETTÈ’ NGÈRÈT RONJHÂNGAN
Artinya :
Ibarat serangga kecil yang bergerak melenting akan menyeret lesung panjang/ palungan
Isi nasehat :
Berawal dari masalah kecil yang akhirnya menjadi urusan besar. Juga menggambarkan pertengkaran ketika masa kanak-kanak lalu berlanjut berseteru lagi setelah sama-sama dewasa. Dibutuhkan sikap dewasa dalam menyikapi masalah kecil agar tidak berkembang liar merembet ke mana-mana.
SALOKA 34
TARATA ÈYANJHUWÂGHI KA ROMBUNA
Artinya :
Ayam hutan dititipkan ke rimbunan dedaunan ( sampah )
Isi nasehat :
Seorang suruhan yang diperintah melakukan tugas tidak kembali lagi ke
majikannya.
Seseorang yang mendapatkan kesempatan bersenang-senang sering terlena melalaikan tanggungjawab yang diembannya
SALOKA 35
TARATA ÈYOCOL KA ALAS
Artinya :
Seseorang akan merasa betah dan senang manakala dikembalikan ke tempat kelahirannya. Pada dasarnya makhluk hidup akan tumbuh berkembang dengan sempurna apabila dikembalikan kepada habitat semula.
SALOKA 36
TÈRA’ TA’ ADHÂMAR
Artinya :
Bercahaya meskipun tanpa lampu
Isi nasehat :
Dikatakan kepada seseorang yang berotak cerdas atau pintar.
Orang cerdas dan berilmu akan menciptakan zona positif membawa mamfaat bagi banyak orang di sekitarnya.
SALOKA 37
TÈKOS KATON BUNTO’NA
Artinya :
Seperti tikus yang kelihatan ekornya
Isi nasehat :
Orang yang yang mulai mengaku kesalahannya sedikit-sedikit. Menghadapi orang bersalah supaya bisa mengakui kesalahannya dibutuhkan sikap persuasip dan kesabaran bukan memarahi habis-habisan sehingga masalah bisa berkepanjangan tanpa solusi.
SALOKA 38
TAḌÂ’ ALAS TA’ BÂḌÂ MACANNA
Artinya:
Biasanya pada setiap belantara ada raja hutan ( seperti macan/ singa )
Isi nasehat :
Biasanya pada setiap wilayah mulai dari dusun,desa dan seterusnya pasti ada tokoh sebagai sesepuhnya.Siapapun yang ingin memasuki suatu tempat untuk suatu keperluan hendaknya minta ijin pada sesepuh wilayah itu agar
keinginannya tidak mengalami hambatan
SALOKA 39
TAḌÂ’ PANḌHI TA’ ANḌI’ CALO’
Artinya :
Tidak mungkin perajin pandai besi tak memiliki parang
SALOKA 40
TAMBI ASONGKO’ DIMBRÂ
Artinya :
Si kulit hitam memakai songkok dari kaleng.
Isi nasehat :
Dikatakan kepada seorang yang pintar tetapi sangat pelit.
Sifat pelit sebagai bawaan bukan hanya dimiliki orang awam ,bisa juga orang yang berilmu tidak kalah pelitnya dengan si awam
Oleh R.Tg. Bustomi Irwan Kurniadi Jati Budoyo ,S,Pd.,M.Pd.,M.M.,C.NS
No Comments
Leave a comment Cancel